Batik Cirebon – Tampil ‘Kekinian’ dengan Batik dari Ebatiktrusmi

batik cirebonBatik Cirebon – Batik yang kita ketahui adalah budaya warisan indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO tetapi Batik hanya digunakan ketika kita hadir dalam acara formal atau event-event tertentu saja misalnya seperti acara pernikahan, peresmian,atau acara penting lainnya.

Batik Cirebon – Namun kini batik tak hanya dipakai untuk acara formal saja tapi bisa digunakan untuk pakaian sehari-hari karna motif dan modelnya sudah mengikuti trend masa kini, contohnya seperti produk pria dan wanita dari ebatiktrusmi.com yang model dan motifnya sudah ‘kekinian’ dapat digunakan untuk hangout bareng teman, sahabat, keluarga, ataupun dengan pasangan kita.

” Belanja Batik gak pake ribet cukup klik aja ebatiktrusmi.com ! “, slogan yang dibuat ebatiktrusmi.com ini sangat menarik dengan maksud pelanggan tak usah capek-capek pilih batik sana sini, kini cukup buka ebatiktrusmi.com pelanggan dapat memilih produk dengan santai.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Batik Trusmi Angkat Konsep Nuansa Imlek Penuh Cinta

Batik Cirebon – Perayaan tahun baru cina atau yang dikenal dengan hari Imlek yang akan jatuh pada Senin, 8 Febuari 2016 tepatnya hari ini, Senin (8/2/2016), Pusat Perbelanjaan Batik Trusmi pun siap memeriahkan perayaan imlek dengan mengangkat konsep imlek penuh cinta dengan menampilkan suasana toko berwarna merah.

Perayaan imlek yang tinggal menghitung hari lagi ini pun rupanya tengah dipersiapkan betul oleh para karyawan Batik Trusmi. “ untuk perayaan hari imlek ini memang kami akan siap meramaikan dengan memberikan sentuhan berwarna merah sebagai salah satu nuansa khas hari imlek,” Tutur Dhea selaku Public Relation Batik Trusmi.

Batik Cirebon – Tak hanya itu Dhea juga menuturkan bahwa selain memberikan sentuhan nuansa khas imlek Batik Trusmi pun memberikan sejumlah promo menarik bagi para pengunjung yang dilambangkan sebagai salah satu bentuk cintanya di perayaan imlek 2016.

“ seperti tema yang diusung ditahun 2016 ini imlek penuh cinta kami memberikan sejumlah promo dan bertabur juga hadiah menarik bagi pengunjung yang datang dan berbelanja disini. Salah satu hadiahnya itu bisa berupa hadiah angpow, hadiah gratis BBM, hadiah gratis baju batik dan masih banyak lagi,” tambahnya.

Dhea berharap dengan adanya sejumlah promo menarik dan hadiah yang akan diberikan untuk para pengunjung ini dapat memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung yang datang ke Pusat Perbelanjaan Batik Trusmi.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Kebijakan Jokowi Dinilai Rugikan Perajin Batik

Batik Cirebon – Pemerintah telah mengeluarkan aturan pegawai negeri sipil menggunakan seragam hitam putih setiap hari Kamis. Kebijakan itu diprotes para perajin batik tulis Celaket Kota Malang.

Protes itu diwujudkan dengan sindiran membatik Jokowi. Dimana kewajiban menggunakan seragam putih hitam otomatis merubah seragam batik yang biasa PNS gunakan pada hari Kamis. Kebijakan itu dinilai tidak pro terhadap perajin batik.

“Ini sebagai rasa gregetan saya kepada Presiden Jokowi dan sebagai rasa protes saya kepada kebijakan yang tidak bijak bagi para perajin batik,” ujar Hanan Djalil pemilik Sentra Batik Tulis Celakat (BTC) Malang, Rabu (3/2/2016).

Batik Cirebon – Hanan mengatakan sejak kebijakan itu diperlakukan dua bulan yang lalu, berdampak pada penjualan batik di tempat usahanya. Jika biasanya ia mampu menjual 100 lembar kain batik kini ia hanya mampu menjual 50 lembar kain dalam sebulan. Omzetnya pun menurun berkisar 30-50% perbulannya.

“Kesederhanaan yang di usung Jokowi tidak haruslah seperti itu. Baju putih hitam sederhana, menggunakan batik juga sederhana. Kenapa Jokowi menghilangkan batik yang justru menjadi identitas bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan hal serupa juga dirasakan para perajin batik di seluruh Indonesia. Hanan menjelaskan jika mayoritas pembeli dan pengguna batik miliknya adalah PNS. “Selama ini banyak yang membeli batik memang PNS mereka beli untuk seragam,” imbuhnya.

Selain itu ia berharap kepada Presiden Jokowi agar merevisi kebijakan terkait penggunaan seragam putih hitam di hari Kamis. “Semoga Jokowi merubah kebijakannya. Siapa lagi yang memperhatikan kalau bukan pemerintah, apalagi ini sekarang MEA kita tidak butuh modal tapi butuh kebijakan yg berpihak,” tukasnya.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Perajin Batik Semarang Kembangkan Motif Baru

Batik Cirebon – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah diberlakukan pada awal Januari 2016 lalu. Sejumlah barang impor milik negara-negara Asia Tenggara membanjiri pasar lokal.

Barang impor dengan kualitas yang tak kalah dengan produk lokal serta harga yang relatif terjangkau siap merebut hati konsumen Semarang. Keberadaan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) misalnya, merasa terancam karena harus bersaing dengan barang impor.

Salah satunya nasib para perajin batik Semarang. Mereka berupaya mengembangkan motif baru berinovasi merebut pasar agar tak tersisih. Kondisi ini seiring munculnya batik printing asal negeri Tiongkok. Keberadaan batik tersebut membuat para perajin meradang. Apalagi dengan harga yang dibanderol lebih murah.

Ya, agar keberlangsungan usaha mereka tak padam, para perajin berlomba-lomba mengembangkan motif baru maupun menciptakan kreativitas yang tak biasa. Jika biasanya perajin mengandalkan bahan baku pewarna impor, Zazilah salah satu perajin batik di Gunungpati berinovasi mengembangkan bahan baku alami dari mangrove.

Pemilik usaha batik mangrove, Zazilah menuturkan, perlu inovasi untuk bisa mengembangkan batik jenis tersebut karena mangrove yang hanya menghasilkan warna coklat cenderung monoton jika tidak ditambah pewarna lain.

“Untuk itu perlu ada tambahan bahan lain, karena saya sengaja ingin semua warna dari alam jadi sekarang mulai mengembangkan warna biru yang bisa diperoleh dari tanaman indigo selain itu ada jelawe dan tegeran yang menghasilkan warna kuning,” katanya.

Batik Cirebon – Dalam satu bulan ia bersama para pekerja bisa menghasilkan 30-40 lembar kain batik mangrove cap dan 10 lembar batik tulis. Ia tidak hanya menerima pesanan dari dalam kota melainkan sudah sampai kota-kota besar lain seperti Jakarta dan Bandung. Dalam satu bulan jumlah pesanan bisa mencapai sekitar 100 lembar kain.

Selain berinovasi dengan bahan baku alami, beberapa perajin menghasilkan aneka motif baru dengan kekhasannya. Baik dari motif maupun teknik pewarnaan yang dipakai. Ada yang batik tulis dengan pewarnaan alami maupun batik printing dengan pewarna buatan.

Ketua Klaster Batik Semarang, Olif mengatakan, menghadapi MEA tentu menjadi peluang dan tantangan bagi para perajin. Mereka harus menciptakan keragaman, kreasi motif dan juga aplikasi dalam setiap produknya.

Sebenarnya Kampung Batik di kawasan Bubakan Semarang sudah menjadi pusat produksi batik sejak zaman pendudukan Jepang. Namun, batik Semarang mengalami pasang surut hingga mulai tahun 2004 semakin berkembang.

Saat ini di kampung batik ini ada sekitar 10 perajin. Sementara jumlah perajin batik di wilayah Semarang tercatat mencapai sekitar 60 orang. Menurut dia, Kota Semarang memiliki seni kerajinan batik yang patut dikembangkan. Sayangnya, sentra kampung batik yang ada dinilai kurang optimal karena minimnya perajin yang menekuni batik khas Semarangan.

Pemilik Batik Kinanthi itu mengungkapkan, menyambut MEA sudah saatnya perajin batik Semarang mulai bangkit. Ide serta kreativitas harus dikembangkan. Jangan sampai kalah dengan batik impor yang merajai pasar. Beragam motif baru disempurnakan.

Seperti, motif-motif Tugu Muda Kakiteran Sulur, Cheng Ho Neng Klenteng, Blekok Srondol, motif Landmark Semarang yang menggali lebih jauh lagi elemen-elemen dekoratif pada bangunan-bangunan di kota tua Semarang danmasih banyak lagi.

Oleh sebab itu, sudah saatnya masyarakat terutama generasi muda ikut memberikan sumbangsih mengembangkan batik khas Semarangan. Beragam upaya dilakukan untuk lebih membumikan tradisi membatik di tingkat warga. Salah satunya dengan berbagai pelatihan membatik.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Pendapat Ahmad Gozali Tentang Batik Trusmi

batik cirebonBatik Cirebon – Ahmad Gozali merupakan seorang konsultan Perencana Keuangan yang masih muda, pada Minggu (17/01) melakukan kunjungannya ke daerah Cirebon Jawa Barat dalam rangka mengisi seminartainment “Menguak Rahasia Sukses Bisnis, Karir, Keuangan dan Cinta”.

Dikatakan Ahmad Gozali bahwa kedatangnya ke daerah Cirebon Jawa Barat ini selain untuk menjalankan tugasnya sebagai motivator dirinya juga menyempatkan untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata yang terkenal di wilayah Cirebon. Bahkan dirinya pun menyempatkan untuk datang ke salah satu tempat penjualan oleh-oleh khas Cirebon. “ kalau saya disini memang selain mengisi acara seminar, saya juga menyempatkan untuk melakukan kunjungan ke sejumlah tempat wisata terutama ke tempat oleh-oleh khas Cirebon . biasanya saya kesini mencari oleh-oleh khas Cirebon di Pusat Grosir Batik Trusmi, “ Ujarnya.

Batik Cirebon – Tak hanya itu dia juga menjelaskan bahwa Pusat Grosir Batik Trusmi yang berada di jalan Raya Trusmi Kulon No. 148 Plered Cirebon – Jawa Barat ini, mampu dijadikan tempat referensi bagi para wisatawan yang hendak datang ke Cirebon. Pasalnya di Pusat Grosir Batik Trusmi ini sangat lengkap dan murah dalam menjajakan produk-produk khas Cirebon seperti terasi, kerupuk melarat, sirup tjampolay, kerupuk kulit dan masih banyak lagi produk-produk yang terdapat di Pusat Grosir Batik Trusmi.

“ untuk Pusat Grosir Batik Trusmi ini sangat cocok untuk dikunjungi oleh para wisatawan pasalnya produk yang dijual disini sangat lengkap mulai dari produk sandang hingga produk pangan khas Cirebon pun tersedia di Pusat Grosir Batik Trusmi. ditambah lagi harga yang dijual disini pun sangat terjangkau bagi semua kalangan terlebih tempat disini juga untuk berbelanja sangat nyaman terutama bagi wisatawan yang berkunjung dengan membawa sang anak disini juga disediakan tempat permainannya sehingga para orang tua bisa lebih puas untuk membeli oleh-oleh khas Cirebon, “ Ujarnya.

Perlu diketahui juga bahwa di Pusat Grosir Batik Trusmi memiliki banyak promo produk, diskon, dan juga terdapat Trusmi Walk bagi para pengunjung yang datang ke Pusat Grosir Batik Trusmi untuk dapat mengabadikan momen belanja anda.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Batik Trusmi Memberikan Edukasi Membatik Kepada Bimbel dari Bekasi

IMG_2507 (FILEminimizer)Batik Cirebon – Lembaga Pendidikan Bimbel Cahaya Nusantara, Bekasi Jawa Barat pada Sabtu (16/01) mengajak para siswa-siswinya untuk mengenal proses pembatikan yang berada di Pusat Grosir Batik Trusmi.

Sebanyak 100 orang siswa dan siswi Bimbel Cahaya Nusantara Bekasi pun turut serta dalam melakukan proses pembelajar yang telah digelar oleh Pusat Grosir Batik Trusmi dengan didampingi oleh empat orang pembantik para peserta pun terlihat sangat antusias dalam mempelajari proses pembantik.

“ seneng banget, tapi agak susah soalnya baru pertama kali nyobain ngebatik,” ujar yoga salah satu siswa bimbel Cahaya Nusantara yang ikut serta dalam proses pembantikan.

Batik Cirebon – Menurut Nurhayati selaku salah satu guru di Bimbel Cahaya Nusantara mengatakan bahwa kegiatan proses membantik ini merupakan salah satu pembelajaran bagi para siswa siswinya untuk mengenal kebudayaan dan kesenian yang ada disetiap daerah khususnya kebudayaan dan kesenian yang kini mulai pudar di kalangan masyarakat,

“ kegiatan ini merupakan salah satu program kami yang kami beri nama wisata ilmu. Yang dimana dalam wisata kita ini selain bersenang-senang kami juga para pengejar ingin memberikan ilmu yang bermanfaat bagi murid kami salah satunya memberikan pemahaman tentang bagaimana cara membatik. “ Tutur Nurhayati.

Dalam wisata alamnya ini juga Bimbel Cahaya Nusantara selain mengenalkan proses pembuatan membatik akan diberikan pemahaman juga akan motif-motif batik khas Cirebon yang terjual di Pusat Grosir Batik Trusmi. ( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Menkominfo Menggunakan Batik Khas Cirebon

IMG-20160113-WA002Batik Cirebon – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara yang datang di kegiatan diesnatalis disalah satu Universitas Jakarta ini, mengaku bahwa dirinya sangat menyukai batik khas Cirebon, salah satunya batik yang bermotif megamendung. Hal ini pun diungkapkannya langsung kepada Owner Pusat Grosir Batik Trusmi, Ibnu Riyanto yang pada Rabu (13/01) turut menghadiri dalam acara tersebut.

Rudiantara yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika pada kabinet kerja 2014–2019. Mengaku bahwa motif batik yang berada di daerah Cirebon sangat unik, salah satunya motif mega mendung yang kini sudah dikenal oleh masyarakat diseluruh daerah.

Batik Cirebon – Pengakuan Menkominfo itu pun disampaikan langsung kepada Owner Batik Trusmi. “ saya kaget saat saya memberikan souvenir berupa kain batik kepada pak menteri dan pak Yusuf Kalla ternyata pak Rudi itu sangat menyukai motif batik yang berasal dari Cirebon, dan katanya dia juga memiliki banyak koleksi batik motif batik khas Cirebon, “ Tutur Ibnu Riyanto, Owner Pusat Grosir Batik Trusmi yang didampingi oleh Sekretaris Pribadinya.

Tak hanya itu Ibnu juga menceritakan bahwa saat berbincang dengan Menkominfo, mereka sangat antusias dengan perkembangan usaha batik yang ada di Cirebon karena kini telah banyak perubahan dan inovasi pada produk batiknya sehingga banyak masyrakat yang kini mulai menjadikan batik bukan lagi sekedar pakaian formal melainkan sebagai pakaian non formal yang dapat digunakan sehari-hari, hal ini dibuktikan dengan pemesanan kain batik langsung oleh Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

“ alhamdulillah ternyata tadi beliau memesan sejumlah kain batik langsung ke saya, hal ini tentunya menegaskan kualitas Batik Trusmi yang juga tidak kalah bagusnya dari daerah lain,” Pungkasnya.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Batik Trusmi Dikejutkan dengan Kedatangan RizkyRidho DA2

IMG_2436(FILEminimizer)Batik Cirebon – Kehadiran kedua artis jebolan ajang pencari bakat di Pusat Grosir Batik Trusmi pada Minggu (03/12) rupanya membuat heboh para karyawan dan para pengunjung yang datang untuk berbelanja.

kedatangan kedua artis papan atas ini pun sontak membuat gaduh suasana Pusat Grosir Batik Trusmi. pasalnya banyak para fans rizki ridho yang turut hadir disini untuk melihat dengan dekat wajah sang idola. Tak hanya itu kedatangan rizki ridho yang ditemani managernya ini pun sangat sulit untuk memasuki ruangan butik Pusat Grosir Batik Trusmi. dengan penjagaan ketat para keamanan pusat grosir batik trusmi ini pun akhirnya keduanya dapat memasuki butik  trusmi untuk menikmati hidangan kuliner khas cirebon berupa empal gentong dan tahu gejrot,

” aku dan ridho udah dua kali ke cirebon dan alhamdulillah bisa dateng kesini, kesan aku dateng kesini tempatnya nyaman banget padahalkan luas yah tokonya tapi rasa kenyamanan buat belanjanya enak banget, meski tadi kami susah masuk kesininya. ” tutur Rizki disela-sela menikmati hidangan empal gentongnya.

Batik Cirebon – Rizki juga mengatakan bahwa dirinya sangat menyukai batik terutama batik cirebon terbukti dari kedatangannya, mereka pun memborong berbagai motif batik yang tersedia di pusat grosir batik trusmi diantara barang belanjaannya kedua artis ini pun banyak membeli motif batik khas cirebon berupa motif mega mendung,

” aku dan ridho suka sama motif batik megamendung waktu itu konser disini juga kami menggunakan bajunya itu motif megamendung warna merah, dan sekarang lagi nyari mau nyari warna biru dan ungunya, ” tambah Rizki

sebanyak lebih dari 10 kain dan lima potong kemeja batik dengan berbagai motif berhasil diborong oleh keduanya. diungkapkan keduanya bahan batik dan kain batik ini nantinya akan dipergunakan dalam rodshow berbagai daerah untuk promo singel lagu terbarunya yang berjudul kembali padaku. ( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Kini, Di Batik Trusmi ada Sarana Edukasi

batik cirebonBatik Cirebon – Sentra batik Trusmi yang berada di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, segera membuka wisata edukasi lokal seperti membatik, melukis topeng, membuat topeng dan menari topeng semuanya budaya Cirebon.

“Kami akan membuka wisata edukasi lokal yaitu cara membatik, cara membuat topeng dan menari topeng. Semuanya itu adalah ciri khas Cirebon,” kata pemilik toko Batik Trusmi, Ibnu Iryanto saat bertemu dengan wartawan di Cirebon, Minggu (3/1/2016).

Wisata edukasi tersebut adalah salah satu cara mengenalkan budaya Cirebon kepada masyarakat luas dan diharapkan bisa memberikan kesan tersendiri ketika mengunjungi Cirebon.

Batik Cirebon – Ia menuturkan untuk wisata edukasi tersebut akan segera dibuka, karena sekarang ini masih dalam pembenahan sarana dan prasarana.

“Masih dalam pembenahan dan kami menginginkan budaya lokal terutama di Trusmi dan umumnya di Cirebon bisa dikenal oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Selain membatik, menurut Ibnu, pihaknya juga berencana memberikan hiburan tari topeng dan juga bisa dijadikan sebuah latihan atau wisata edukasi.

Ia berharap dengan adanya wisata edukasi di Trusmi bisa menambah daya tarik lagi bagi pengunjung batik khas Cirebon tersebut.

“Kami berharap besar dengan adanya wisata edukasi, kami bisa mengangkat Cirebon,” katanya.( Batik Cirebon )

Batik Cirebon – Pusat Grosir Batik Trusmi Ramai Saat Akhir Tahun

batik cirebonBatik Cirebon – Pedagang batik di Cirebon, Jawa Barat, mengecap manisnya liburan akhir tahun ini. Penjualan batik di Kota Udang ini meningkat hingga dua kali lipat.

Staf Hubungan Masyarakat Pusat Grosir Batik Trusmi Dhea Deliana mengatakan, penjualan batik di musim liburan ini mencapai 6.000 transaksi per hari. “Kalau hari biasa hanya mencapai 1.800 transaksi,” kata Dhea Deliana di  Pusat Grosir Batik Trusmi Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/12/2015).

Menurut Dhea, peningkatan penjualan batik di Cirebon ini juga merupakan dampak positif Tol Cikopo-Palimanan. Pengunjung dari luar kota kian ramai lantaran akses menuju Cirebon semakin mudah.

“Ada juga yang karena capek macet berjam-jam, refreshingnya mampir ke pusat batik,” ujar dia.

Batik Cirebon – Dhea menuturkan, pengunjung Pusat Grosir biasanya membeli pakaian batik dibanding kain potong. Sebagian besar pembeli memilih motif Keraton dibandingkan motif Mega Mendung.

Seorang wisatawan asal Jakarta, Tika, 36, mengaku sudah tiga kali berbelanja di Pusat Grosir Batik Trusmi ini. Menurut dia, harga batik di sini terjangkau dan modelnya pun variatif.

“Saya ke sini bersama suami dan anak-anak, tapi belanjanya nyebar. Biar bisa milih-milih sendiri,” uajr Tika.

Selain untuk dipakai sendiri, batik juga dapat dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat. Pakaian batik dapat menjadi pilihan buah tangan selain makanan khas Cirebon.( Batik Cirebon )